
SLF Rumah Sakit merupakan bagian penting dalam memastikan bangunan rumah sakit dapat digunakan sesuai fungsi, memenuhi persyaratan teknis, serta memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pasien, tenaga medis, pengunjung, dan pengelola. Sebelum proses pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), salah satu tahapan penting yang perlu dilakukan adalah screening seberapa kesesuaian bangunan dengan gambar PBG yang tersedia.
Screening ini bukan sekadar melihat kondisi fisik bangunan, tetapi membandingkan kondisi aktual di lapangan dengan dokumen perencanaan serta melakukan pemeriksaan apakah bangunan telah mengadopsi 4 aspek laik fungsi, yaitu keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan.
Apa Itu Screening SLF Rumah Sakit?
Screening SLF Rumah Sakit adalah pemeriksaan awal terhadap kondisi bangunan eksisting untuk mengetahui tingkat kesesuaian antara bangunan yang terbangun dengan gambar dan dokumen PBG.
Dalam pelaksanaannya, tim survey melakukan pengamatan visual, pengukuran dimensi, dokumentasi foto, serta pemeriksaan berbagai komponen bangunan.
Hasil screening dapat menunjukkan beberapa kondisi, misalnya:
- Bangunan sesuai dengan gambar PBG.
- Terdapat perubahan dimensi atau tata ruang.
- Terdapat penambahan atau pengurangan ruang.
- Fungsi ruangan berubah dari dokumen awal.
- Sistem MEP mengalami perubahan.
- Terdapat komponen keselamatan yang belum memenuhi persyaratan.
- Diperlukan pemeriksaan atau audit teknis lebih lanjut.
Dengan demikian, screening menjadi langkah awal sebelum dilakukan pemeriksaan SLF secara lebih mendalam.
Screening Seberapa Kesesuaian dengan Gambar PBG
Salah satu survey item diperiksa dalam SLF Rumah Sakit adalah kesesuaian kondisi aktual dengan gambar PBG.
Tim teknis dapat memeriksa beberapa parameter seperti:
| Survey Item | Parameter yang Dikontrol | Isian Lapangan |
| Denah bangunan | Posisi dan ukuran ruang | Sesuai/Tidak |
| Luas bangunan | Luas aktual | Hasil pengukuran |
| Fungsi ruang | Fungsi aktual vs PBG | Sesuai/Tidak |
| Pintu dan akses | Posisi, ukuran dan arah bukaan | Hasil pemeriksaan |
| Tangga | Posisi, lebar, jumlah | Hasil pengukuran |
| Toilet | Posisi dan kelengkapan | Kondisi aktual |
| Fasad | Bentuk dan perubahan bangunan | Dokumentasi |
| Struktur | Kondisi dan indikasi perubahan | Visual/teknis |
| MEP | Instalasi dan sistem | Kondisi aktual |
| Proteksi kebakaran | APAR, hydrant, alarm, jalur evakuasi | Kondisi aktual |
Data tersebut kemudian dapat digunakan untuk menentukan apakah diperlukan pemeriksaan lanjutan atau penyesuaian dokumen.


Apakah Bangunan Mengadopsi 4 Aspek Laik Fungsi?
Selain kesesuaian dengan PBG, SLF Rumah Sakit harus memperhatikan empat aspek utama laik fungsi bangunan.
1. Keselamatan
Aspek keselamatan mencakup kemampuan bangunan untuk memberikan perlindungan terhadap pengguna bangunan.
Pemeriksaan dapat mencakup struktur, proteksi kebakaran, jalur evakuasi, tangga darurat, pintu keluar, instalasi listrik, serta sistem keselamatan lainnya.
2. Kesehatan
Rumah sakit membutuhkan standar kesehatan bangunan yang lebih ketat karena digunakan oleh pasien dan tenaga kesehatan.
Survey dapat mencakup ventilasi, pencahayaan, sanitasi, kualitas lingkungan dalam ruang, plumbing, drainase, pengelolaan air limbah, dan fasilitas pendukung kesehatan lainnya.
3. Kenyamanan
Kenyamanan berhubungan dengan kondisi lingkungan yang mendukung aktivitas pengguna bangunan.
Parameter yang dapat dikontrol antara lain pencahayaan, temperatur, kelembapan, kebisingan, sirkulasi udara, serta kondisi ruang.
4. Kemudahan
Kemudahan berkaitan dengan akses dan penggunaan bangunan oleh seluruh pengguna, termasuk penyandang disabilitas.
Pemeriksaan dapat mencakup akses masuk, ramp, lift, toilet aksesibel, koridor, tangga, signage, serta jalur sirkulasi.
Audit Bangunan Menggunakan Alat
Untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih objektif, audit bangunan menggunakan alat dapat menjadi bagian dari proses pemeriksaan teknis. Penggunaan alat membantu menghasilkan data lapangan yang lebih terukur dibandingkan pemeriksaan visual semata.



Mengapa Screening SLF Rumah Sakit Penting?
Kesalahan antara kondisi bangunan aktual dan dokumen PBG dapat menjadi kendala dalam proses pengurusan SLF. Oleh karena itu, pemilik atau pengelola rumah sakit sebaiknya melakukan screening terlebih dahulu.
Melalui screening, potensi ketidaksesuaian dapat diketahui sejak awal sehingga tindakan perbaikan, pemeriksaan teknis, atau penyesuaian dokumen dapat direncanakan dengan lebih baik.
Jasa Konsultan SLF Rumah Sakit di Pekanbaru dan Riau
Bagi pemilik atau pengelola rumah sakit yang membutuhkan screening SLF Rumah Sakit, pemeriksaan dapat dilakukan secara sistematis mulai dari pengecekan gambar PBG, survey kondisi eksisting, pengukuran bangunan, dokumentasi, pemeriksaan Arsitektur, Struktur, MEP, K3, hingga evaluasi 4 aspek laik fungsi.
Membutuhkan screening kesesuaian bangunan Rumah Sakit dengan PBG? Hubungi konsultan SLF untuk melakukan survey dan audit kondisi bangunan Anda.
Konsultasikan SLF Rumah Sakit Anda sekarang.
Mulai dari screening kondisi eksisting, pemeriksaan kesesuaian dengan gambar PBG, audit bangunan menggunakan alat, hingga evaluasi 4 aspek laik fungsi.
Hubungi kami untuk jadwal survey dan pemeriksaan bangunan Rumah Sakit di Pekanbaru dan seluruh wilayah Riau.
+6282285515952 | +6285376499053
